Proses pengepresan dan peniupan merupakan salah satu proses utama dalam pencetakan wadah kaca, yang terbagi menjadi metode pengepresan dan peniupan leher sempit (NNPB) dan pengepresan dan peniupan leher lebar (WNPB). Metode ini banyak digunakan dalam produksi botol kecap, botol anggur, botol minuman, dan produk lainnya. Kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut:
I. Keuntungan
Ketebalan dinding botol yang seragam dan kekuatan tekan yang tinggi.
Dalam proses pengepresan dan peniupan, preform (parison) pertama-tama ditekan menggunakan cetakan, kemudian ditiup dengan udara agar sesuai dengan cetakan. Hal ini memungkinkan kontrol yang tepat terhadap ketebalan setiap bagian botol, sehingga menghindari ketebalan yang tidak merata. Produk kaca yang dihasilkan memiliki ketahanan benturan dan tekanan yang baik, sehingga cocok untuk transportasi laut jarak jauh dan penyimpanan bertumpuk, mengurangi tingkat kerusakan selama transportasi.
Akurasi dimensi yang tinggi dan konsistensi yang baik.
Proses ini memiliki tingkat otomatisasi yang tinggi, dan spesifikasi cetakannya seragam. Wadah kaca yang dihasilkan memiliki penyimpangan minimal pada parameter seperti diameter mulut botol, tinggi botol, dan kapasitas, sehingga kompatibel dengan lini produksi pengisian otomatis dan memenuhi kebutuhan produksi skala besar industri makanan dan bumbu.
Kualitas mulut botol yang sangat baik dan kinerja penyegelan yang bagus.
Khususnya pada metode pengepresan dan peniupan leher sempit, ulir mulut botol yang terbentuk jelas dan rata, dengan kompatibilitas yang baik dengan tutup botol, secara efektif mencegah kebocoran cairan dan gas, sehingga sangat cocok untuk menyimpan bumbu cair seperti kecap dan cuka.
Beragam aplikasi Mesin ini dapat memproduksi wadah kaca dengan berbagai kapasitas dan bentuk. Baik itu botol berleher sempit (botol kecap, botol anggur) maupun botol berleher lebar (stoples kaleng, botol madu), semuanya dapat disesuaikan, dan mendukung berbagai jenis bahan kaca seperti kaca putih terang dan kaca putih kristal.
Efisiensi produksi tinggi, cocok untuk produksi massal.
Dengan jalur produksi otomatis, siklus pencetakan proses pengepresan dan peniupan menjadi singkat, dan output harian dari satu perangkat dapat mencapai puluhan ribu buah, memenuhi kebutuhan pengiriman volume besar untuk pesanan ekspor.
II. Kekurangan
Biaya investasi peralatan yang tinggi
Proses pengepresan dan peniupan membutuhkan cetakan pengepresan dan peniupan terintegrasi khusus serta peralatan otomatis. Desain dan pembuatan cetakan membutuhkan presisi tinggi, dan investasi awal pada peralatan dan cetakan lebih tinggi daripada proses peniupan dan peniupan tradisional.
Penyesuaian proses yang sulit
Jika spesifikasi produk perlu diubah (seperti menyesuaikan bentuk atau kapasitas botol), cetakan perlu didesain ulang dan parameter proses perlu disesuaikan, yang memakan waktu dan kurang fleksibel, sehingga kurang cocok untuk pesanan khusus dalam jumlah kecil dan banyak.
Konsumsi energi yang relatif tinggi
Proses pengepresan membutuhkan suhu tinggi pada kaca cair, dan peralatannya mengonsumsi daya yang cukup besar. Dibandingkan dengan metode peniupan, biaya energi per unit produk sedikit lebih tinggi.
Persyaratan ketat untuk bahan baku
Untuk memastikan fluiditas dan stabilitas cetakan kaca cair selama proses pengepresan dan peniupan, diperlukan bahan baku kaca dengan kemurnian tinggi, yang mengakibatkan biaya bahan baku sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kaca biasa.